Kontroversi Kayu Berbarcode Kemenhut di Nias: Penebangan Hutan ?

Video di Nias Selatan Viral, Menhut Raja Juli dipertanyakan

GEMOYNEWS.com 

Lubuklinggau, Sumatera Selatan - Dugaan Pembalakan Liar di Nias Selatan. Warga Nias Selatan, Sumatera Utara, kembali menghebohkan jagad maya dengan temuan tumpukan kayu berukuran besar dengan barcode Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di kawasan Tanabala, Tanahmasa, dan Pini. Kayu-kayu ini memicu dugaan kuat adanya pembalakan liar. 


Kayu Terdampar di Pantai Batu Atola :
Video tumpukan kayu di Nias Selatan, awal Desember 2025 beredar di medsos, ribuan batang kayu gelondongan terdampar di Pantai Batu Atola, Desa Bawozaua, Nias Selatan, Sumatera Utara. Kayu-kayu ini diduga terbawa arus banjir dari wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga.


Pemandangan ini memang menghebohkan warga setempat, karena kayu-kayu itu menutupi sebagian besar garis pantai dan mengganggu aktivitas nelayan.

Video tumpukan kayu di sepanjang tepi Pantai Nias Selatan
Warga juga khawatir akan dampak lingkungan, karena kayu yang membusuk bisa mencemari air dan merusak ekosistem pesisir.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah penanganan material kayu tersebut, tapi warga berharap ada tindakan cepat untuk membersihkan kawasan pantai. 


Bantahan Kemenhut :
Kemenhut bilang kayu berbarcode itu berasal dari kecelakaan kapal tugboat PT Minas Pagai Lumber di Mentawai, bukan hasil pembalakan liar. Penjelasan ini tentu menjadi sorotan masyarakat, apakah benar adanya atau hanya sekedar alasan?

Masyarakat Minta Aksi Cepat :
Masyarakat Nias Selatan minta perhatian Presiden terpilih Prabowo Subianto, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk segera bertindak. Dugaan Pembalakan Liar atau penebangan Hutan diberi ijin Menhut maka juga dapat mencabut ijin tersebut. Apakah pemerintah akan segera mengambil tindakan? 



 #kayunias #menhut #rajajiliantoni #savehutan #pembalakanhutan #konsensi #NiasSelatan #BatuAtola #KayuTerdampar #viral