PEMERINTAH KOTA LUBUKLINGGAU MELALUI DINAS SOSIAL ANTARKAN KEMBALI YUYUN ODGJ KE SENTRA DHARMA GUNA, BENGKULU

Reporter: Fry  | Editor: Redaksi Gemoynews | Arafi 
GEMOYNEWS.COM
LUBUKLINGGAU – Kisah Yuyun, seorang perempuan yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kembali menjadi perhatian publik. (17/7/2026). 

Sebelumnya Yuyun sempat dirujuk ke Palembang untuk penanganan dan pengobatan di RS Ernaldi Bahar. Setelah dinyatakan selesai menjalani perawatan oleh pihak RS, keluarga Yuyun dihubungi untuk menjemput. 

Dinas Sosial Kota Lubuklinggau berupaya membantu penempatan Yuyun di Panti Sosial PGOT Provinsi Sumsel di Palembang. Namun upaya tersebut terkendala karena Yuyun memiliki penyakit penyerta HIV. 

Pemerintah daerah kemudian berkoordinasi dengan Sentra Kemensos di Medan. Kendala yang sama kembali terjadi. Selanjutnya komunikasi dilakukan dengan Sentra Kemensos Dharma Guna Bengkulu. Alhamdulillah, pihak Sentra bersedia menerima. 

Dengan bantuan Dinsos Kota Lubuklinggau, Yuyun kemudian dijemput dari RS Ernaldi Bahar Palembang dan langsung diantar untuk diserahkan ke Sentra Dharma Guna Bengkulu pada Selasa, 14 Juli 2026. 

Namun pada Kamis malam, Yuyun melarikan diri dari lokasi. Yuyun akhirnya ditemukan di wilayah perbatasan Kota Lubuklinggau - Bengkulu, tepatnya di daerah Watas, pada Jumat pagi, 17 Juli 2026.

Yuyun langsung diamankan oleh petugas Dinas Sosial yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau. Selanjutnya Yuyun kembali diantar ke Sentra Dharma Guna Bengkulu.

Wali Kota Lubuklinggau Turun Langsung 

Tidak tinggal diam, Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Sosial bergerak cepat. Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat yang akrab disapa "Hyoopy", turun langsung bersama Kepala Dinas Sosial dan jajaran untuk mengantar Yuyun kembali ke Sentra Kemensos Provinsi Bengkulu agar mendapat perawatan dan pembinaan.
Walikota Lubuklinggau Rachmat Hidayat 'Hyoopy' berbaju putih memberikan bantuan dan berbincang dengan Yuyun yang ditemukan di wilayah perbatasan Lubuklinggau - Bengkulu, Jumat 17 Juli 2026 sore.
Sesampainya di lokasi, Walikota 'Hyoopy' langsung menghampiri Yuyun. Dalam Video yang beredar, terlihat Walikota berbaju putih memberikan bantuan dan berkomunikasi langsung dengan Yuyun yang saat itu berada di bak belakang mobil. Setelah menenangkan, Yuyun kemudian dibawa Tim Dinsos untuk perjalanan ke Bengkulu.

Tim dari Pemkot Lubuklinggau tiba di Bengkulu sekitar pukul 18:37 WIB. Proses penyerahan berjalan lancar.
"Alhamdulillah Yuyun sudah kami serahkan di Sentra Kemensos Dharma Guna Bengkulu, diterima langsung oleh Pak Hari Kepala Sentra," ujar Kadinsos Kota Lubuklinggau, Jumat (17/7/2026).
Tim Pemerintah Kota Lubuklinggau berfoto bersama di depan Sentra "Dharma Guna" Kementerian Sosial RI di Bengkulu usai menyerahkan Yuyun, Jumat 17 Juli 2026 pukul 19.33 WIB.
Perjuangan Penanganan Yuyun Ternyata Tidak Mudah.

Perjuangan mengantarkan Yuyun ternyata tidak mudah. Sebelumnya, Yuyun sudah dirawat di RS Ernaldi Bahar Palembang. Namun tidak dapat bertahan secara permanen karena masa perawatan telah habis.

Lebih berat lagi, pihak PGOT Provinsi Sumsel tidak dapat menerima untuk menempatkan Yuyun dengan alasan mengidap penyakit HIV. Hal serupa juga terjadi saat Dinsos Pemkot Lubuklinggau mencoba menghubungi Sentra Kemensos di Medan.

Sebelumnya, Dinsos Lubuklinggau juga sudah berupaya mengantar Yuyun ke Bengkulu dengan didampingi ibunya. Namun setelah sampai di Bengkulu, pada malam harinya, Yuyun kabur meninggalkan Ibunya dan kembali ke Lubuklinggau.

Pagi harinya, informasi keberadaan Yuyun kembali mencuat setelah ada warga yang merekamnya berada di sebuah lapak penjualan buah di sekitaran Curup, Bengkulu.

"Setelah dilakukan pencarian, akhirnya Yuyun ditemukan dan langsung diantar kembali ke Sentra Dharma Guna Bengkulu. Akhirnya kali ini, Pihak Sentra bersedia menerima" ,jelas Pihak Dinsos Kota Lubuklinggau.

Komitmen Pemkot Lubuklinggau Untuk Warga Rentan

Langkah cepat Walikota 'Hyoopy' ini mendapat apresiasi. Pemkot Lubuklinggau menunjukkan komitmen untuk tidak membiarkan warganya yang masuk kategori rentan sosial terlantar, meski harus menghadapi berbagai kendala dan penolakan.

Kini Yuyun diharapkan bisa mendapatkan perawatan, pembinaan, dan pendampingan secara berkelanjutan di Sentra Kemensos Dharma Guna Bengkulu. 

#RachmatHidayat #Hyoppy #Lubuklinggau #Juara #DinsosLubuklinggau