| Pidato sambutan HUT GOLKAR 61 |
- Prabowo pertimbangkan Kepala Daerah lebih baik dipilih DPRD, hindari biaya politik mahal
- Bahlil : Usulan mengenai ini telah dipikirkan satu tahun lalu
- PDIP dukung usulan dan akan dikaji.
- Pro Kontra tanggapan Publik
Gemoynews.com
Istora Senayan - Prabowo saat berpidato pada acara puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, singgung gagasan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia soal pemilihan Kepala Daerah dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
- "Kalau sudah sekali memilih DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, ya kenapa enggak langsung aja pilih gubernurnya dan bupatinya? Selesai," ujar Prabowo Jumat (5/12).
Prabowo dukung Bahlil, Kepala Daerah dipilih DPRD :
Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan usulan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk memilih kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Usulan ini bertujuan untuk mengurangi biaya politik yang mahal dalam sistem pemilihan langsung saat ini. Prabowo menyatakan bahwa sistem ini telah diterapkan di beberapa negara, seperti Malaysia, India, Inggris, Kanada, dan Australia.
Prabowo berpendapat pentingnya Indonesia menemukan formula yang tepat untuk sistem demokrasinya. Demokrasi di Indonesia perlu dirancang agar dapat meminimalisasi biaya politik.
Bahlil berpendapat Pilkada oleh DPRD Lebih Baik, Kurangi Biaya dan Risiko Korupsi :
Dalam acara yang sama, Bahlil juga menyuarakan hal yang sama. Ia berpendapat lebih baik Kepala Daerah dipilih lewat legislatif atau oleh DPRD.
- "Satu tahun lalu kami menyampaikan, keputusan pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro dan kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR atau DPRD tingkat dua. Biar tidak lagi pusing-pusing", Bahlil.
PDIP Akan Kaji manfaat Kepala Daerah Dipilih DPRD :
Ternyata usulan ini menguat, PDIP buka suara.
![]() |
| Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto |
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto mengatakan Partainya akan mengkaji usulan kepala daerah dipilih DPRD dengan mempertimbangkan aspirasi rakyat dan aspek-aspek konstitusional.
- "PDI Perjuangan terus melakukan kajian-kajian. Pada prinsipnya, sistem selalu mengandung plus-minusnya. Kita mencari mana yang membawa manfaat bagi rakyat," kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan di Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/12).
- "Kita juga tidak menutup mata apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo itu akibat pemilihan secara langsung itu menimbulkan beban biaya yang begitu besar, biaya kampanye, biaya penggalangan, biaya komunikasi politik, yang menyebabkan banyak Kepala Daerah terjebak kepada persoalan-persoalan terkait dengan korupsi," kata Hasto.
