Darurat di Sumatera, Kelaparan dan Kesakitan di Tengah Bencana !

Stefan...     

Data beberapa Media Nasional (Video)
Ig.Gemoynews

Gemoynews.com

LUBUKLINGGAU, Sumatera Selatan - Bencana banjir dan longsor di Sumatera telah menelan korban jiwa sebanyak 1.059 orang per 17 Desember 2025. 26 wilayah masih dalam status tanggap darurat, dan bencana ini telah berlangsung selama 23 hari sejak 25 November 2025. (18/12/2025)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor Sumatera terus bertambah, data update 17 Desember 2025.

Data korban Sumber BNPB (Video)
Meninggal : 1053    Hilang : 200

Bencana sudah terjadi sejak 25-30 November 2025. Setidaknya sudah 23 hari, sampai hari ini 18 Desember 2025. 

Pemerintah Indonesia belum menaikkan status bencana ini menjadi Bencana Nasional, dengan alasan masih sanggup menangani situasi. Namun, kebutuhan akan bantuan dan dukungan masih sangat besar bagi korban bencana.

Data Pengungsi Sumber BNPB
Aceh_     : 571.201 orang 
Sumut    :   21.579 orang
Sumbar :   13.260 orang
Korban bencana membutuhkan bantuan makanan, air bersih, obat-obatan, dan tempat tinggal sementara. 

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban hilang di lokasi-lokasi rawan, termasuk aliran sungai dan lereng perbukitan.

Kementerian Kesehatan mengingatkan tentang risiko wabah penyakit menular di lokasi pengungsian, seperti campak dan pertusis.

Bantuan Internasional dirasakan sudah layak dibutuhkan untuk membantu korban bencana, terutama dalam hal makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal.

Laporan dari Jurnalis CNN menunjukkan bahwa beberapa titik lokasi masih tidak terjangkau bantuan khususnya dari Pemerintah, sehingga korban mengalami kelaparan dan kesulitan akses ke fasilitas Kesehatan. Keadaan ini sangat memprihatinkan, terutama bagi anak kecil, ibu hamil, dan orang tua yang membutuhkan pertolongan segera.

#BanjirBandang #BencanaSumatera #Aceh #Sumbar #Sumut #KorbanSumatera #BanjirSumatera #Prabowo #Indonesia