DadangwanBoy...
| Truk ODOL melintas di Jalan Umum, Sumatera Selatan (Video) |
Gemoynews.com
Lubuklinggau, Sumatera Selatan - Jalan yang menjadi jalur utama aktivitas umum Masyarakat dan distribusi hasil bumi ini, kini sulit dilalui kendaraan karena banyak lubang besar dan Jembatan box yang jebol.
Dugaan Penyebab kerusakan Jalan Umum Provinsi Sumatera Selatan :
Kerusakan jalan ini diduga disebabkan oleh truk-truk batu bara yang melintas dengan muatan berlebihan atau 'over dimension over load ' (ODOL).
Aktivitas truk ODOL ini sangat merusak kualitas jalan dan mempercepat kerusakan infrastruktur sehingga sudah tidak memadai.
Warga Keluhkan Kondisi Jalan :
Warga Kota Lubuklinggau mengeluhkan kondisi jalan yang semakin membahayakan pengguna. Mereka berharap Pemerintah Provinsi segera mengambil langkah cepat memperbaiki jalan tersebut.
- "Kami sebagai pembayar pajak kendaraan berhak mendapatkan jalan yang layak. Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus lebih serius dalam menangani masalah ini," ujar seorang warga.
Peringatan Aktivis Lingkungan :
Aktivis lingkungan, Ketua LSM Gelora Moralitas Yuridis (Gemoy) Ferry juga menyoroti kerusakan parah jalan lintas tengah yang menghubungkan beberapa kecamatan di Kabupaten Musi Rawas, dan Kota Lubuklinggau.
- "Kami menduga truk angkutan batu bara dengan muatan berlebihan sebagai penyebab utama rusaknya jalan tersebut.,
- Warga dan wisatawan yang menghabiskan libur akhir tahun melintasi Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Ruas jalan nasional lintas Provinsi di wilayah ini mengalami kerusakan parah di sejumlah titik vital. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dalam menjadi ancaman serius bagi pengendara, terutama di tengah tingginya mobilitas libur Natal dan Tahun Baru,
- Kerusakan terparah tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tuah Negeri, Kecamatan Muara Kelingi, hingga Kecamatan Muara Lakitan. Datangnya musim penghujan semakin memperparah kondisi jalan. Material aspal di banyak titik terlihat terkelupas habis, menyisakan lubang menganga dengan kedalaman mencapai 40 sentimeter. Kondisi ini kerap membuat kendaraan terjebak, bahkan memicu risiko kecelakaan lalu lintas yang tinggi", ujar Ferry.
Pemerintah Provinsi dan perusahaan tambang batu bara yang ada di Lahat, Muaraenim, Musi Banyuasin, Pali dan Banyuasin diharapkan dapat bekerjasama untuk memperbaiki jalan yang rusak dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Pernyataan Gubernur tidak dipatuhi :
Tim Media Gemoynews, Dadangwanboy menyampaikan berdasarkan hasil rekaman video Kandar, menjelaskan, sekitar 20 unit truk batu bara membandel melintasi jalan umum di Kota Lubuklinggau atau tepatnya di Jalan Garuda di depan eks Rumah Sakit Sobirin pada, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kontroversi ini sebelumnya sesuai Pernyataan Tegas Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada beberapa hari lalu, secara resmi menegaskan mulai 1 Januari 2026, seluruh trafik angkutan batu bara yang melalui jalan umum dihentikan.
Keputusan ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kemacetan parah dan polusi udara, terutama di ruas Lahat hingga Tanjung Jambu.
Dukungan Kepala Daerah Provinsi Sumatera Selatan :
Kebijakan ini juga didukung penuh oleh 17 Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Selatan yang telah mengirimkan surat pernyataan dukungan kepada Pemerintah Provinsi.
Herman Deru juga mengajak masyarakat, wartawan, dan LSM untuk menjadi mata-mata di lapangan. Jika ditemukan ada truk yang melanggar setelah tanggal 1 Januari, masyarakat diminta segera melapor.
- "Pengawasnya bukan cuma Polisi atau Dishub, tapi masyarakat dan wartawan juga ya," tegasnya.
| Pernyataan Gubernur melarang aktivitas Batu bara (video) |
Langkah ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kemacetan dan mengembalikan kualitas udara di Sumatera Selatan ke standar yang sehat, sekaligus memaksa perusahaan tambang mematuhi aturan bisnis sesuai UU Minerba yang mewajibkan penggunaan jalur khusus. (Ddg_wanboy)
#sumateraselatan #gubernur #hermanderu #tambang #aktivitasbatubara #fasum #jalanrusak #odol #truk #batubara #lubuklinggau #viral
