Fry...
| Presiden perintahkan Menhut, Bertindak Tegas (Video) |
Inti Berita : ..........
- Menteri Kehutanan Cabut 22 Izin Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dengan luas 1.012.016 hektare, termasuk 116.198 hektare di Sumatera.
- Keputusan Berdasarkan Perintah Presiden.
- Presiden Prabowo Tekankan Penindakan Tegas Progresif.
- Menhut Akan kejar Pelanggar dalam bencana Sumatera.
- Informasi Publik Akan Diumumkan
GemoyNews.com
Lubuklinggau, Sumatera Selatan - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mencabut 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dengan luas 1.012.016 hektare, termasuk 116.198 hektare di Sumatera. Keputusan ini diambil setelah Presiden Prabowo Subianto meminta Raja Juli untuk menertibkan PBPH yang merusak lingkungan.
Perusahaan Merusak Lingkungan Dicabut Izinnya
Raja Juli mengatakan perusahaan-perusahaan yang dicabut izinnya telah mengganggu masyarakat dan lingkungan hidup.
Prabowo Tekankan Penindakan Tegas
Prabowo juga menekankan bahwa siapa pun yang melanggar akan ditindak tegas, saat memimpin Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (15/12/2025) menegaskan :
![]() |
| Presiden tegaskan, Menhut tidak ragu |
- "Jangan ragu-ragu kalau Anda perlu bantuan personel investigasi, minta saja bantuan polri/ TNI atau Kementerian/Lembaga lain. Sekali lagi siapa melanggar, langsung tindak, langsung cabut," .
Menhut Raja Juli telah lakukan Pencabutan dan Penertiban Hutan :
Kementerian Kehutanan telah menertibkan Sawit dalam Kawasan Hutan seluas 4,2 Juta Hektare dan mencabut ijin 22 ijin PBPH seluas 1,5 juta hektare dalam waktu satu tahun. Raja Juli juga akan mencabut 20 PBPH berkinerja buruk di seluruh Indonesia.
![]() |
| Menhut klaim telah tertibkan Sawit Kawasan Hutan dan cabut 22 ijin |
- "Detailnya saya akan menuliskan SK (Surat Keputusan) pencabutan ini," ujar Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 15 Desember 2025.
- "Tak ada kompromi bagi yang merusak hutan Indonesia," kata Raja Juli.
Penegakan Hukum Kehutanan Progresif :
Menhut Raja Juli Antoni sebelumnya memastikan akan mengejar siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran dalam bencana Sumatera.
- "Jadi, concern publik mengenai asal usul kayu dan penindakan atas perusahaan yang diduga merusak hutan dan lingkungan akan kita umumkan ke publik sesegera mungkin," kata Raja Juli.
Pabrik Toba Pulp Lestari Dihentikan Sementara :
Sebagai informasi, Pemerintah resmi menghentikan sementara operasional pabrik milik PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) atau INRU di Pulau Sumatera sejak Kamis (11/12/2025).
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Toba Pulp Lestari menerima dua kebijakan Pemerintah.
Raja Juli Antoni untuk mengaudit dan mengevaluasi Perusahaan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), yang diduga membabat habis hutan di Kawasan Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
#Prabowo #Menhut #PerusakHutan #CabutIjin #Konsensi #Sawit #Ekologi #Pulp #Banjirbandang #RajaJuliAntoni #gemoy #Gemoynews

